Divock Origi telah mengumumkan pensiun dari sepak bola pada usia 31 tahun, menutup perjalanan karier yang akan selalu dikenang dengan hangat oleh para pendukung Liverpool.
Meskipun tidak selalu menjadi starter reguler, Origi dikenal karena sering menghadirkan momen-momen besar saat timnya paling membutuhkannya. Selama delapan tahun di Anfield, ia mencetak 41 gol dalam 175 penampilan dan membantu Liverpool menjuarai Premier League, Liga Champions, dan FA Cup di bawah asuhan Jürgen Klopp.
Salah satu momen terbaiknya terjadi pada final 2019 di Madrid, ketika ia mencetak gol dalam kemenangan 2-0 Liverpool atas Tottenham untuk memastikan gelar Liga Champions. Ia juga menciptakan deretan gol penting di laga-laga gugur dan derby, yang mengukuhkan statusnya sebagai sosok favorit kultus di Merseyside.
Sejak meninggalkan Liverpool pada 2022, karier Origi tak pernah benar-benar kembali ke momentum yang sama. Pindah ke AC Milan terbukti sulit, dengan hanya dua gol dalam 36 penampilan, sebelum masa peminjaman di Nottingham Forest menghasilkan satu gol dalam 22 pertandingan.
Origi juga pernah membela Belgia sebanyak 32 kali. Meski kariernya berakhir lebih awal dari yang diperkirakan banyak orang, warisannya di Liverpool tetap tak terbantahkan.
My purpose in the game is fulfilled ⭐️
— Divock Origi (@DivockOrigi) June 8, 2026
I lived out my childhood dreams, played on the biggest stages, won the biggest trophies. Grateful to God for all of it.
To all my fans, the clubs, my teammates and my family: this will forever be ours. Thank you.
The mission is complete.… pic.twitter.com/3CjHG0BeCy



